Nita belum beres-beres rumah, sama packing baju, Bun.”“Ya sudah kalau gitu, entar sore Bunda tunggu di rumah ya sayang.”“Iya Bun, Assalamualaikum Bunda.”“Waalaikum salam, sayang.”“Nih Bram Hpmu.” ujarku pada Bram sembari mengembalikan Hpnya.“Emang Bunda ngomong apaan Nit?” tanya Bram padaku.“Rahasia… Weeek.” jawabku sambil memeletkan lidah padanya. Bokep Jilbab/Hijab Sakit Nit.” keluhku sambil meringis kesakitan dan mengusapi kepalaku karena kepalaku di pukul menggunakan remote AC.“Dasar cowok mesum” ujarnya ketus.“Sakit banget Nit, astaga….” keluhku yang masih merasa kesakitan. Papa ada kerjaan di luar kota dadakan soalnya hari ini.”“Iya Bram.”“Sementara ini kamu pakai laptopku dulu aja ya buat ngerjain tugas kuliahnya.




















