Tanpa kuduga, Bapak memegang tanganku, dan mengelusnya.Aku bingung…. Bokep “Bapak….cium bibir tesa Pak” perintahku pada Bapak. Tanpa curiga, akupun langsung mengiyakan perintah Bapak. Aku duduk diatas meja menghadap ke wajah Bapak. Aku pun mulai mencoba menggoyangkan pantat dan pinggulku… “oohhh…Bapak….terus Pak….tesa enak banget pak….owhh….asshhhh….” Aku menciumi rambut Bapak..sementara mulut Bapak mengisap2 kedua puting susuku… Punggungku melengkung menahan nikmatnya penis Bapak… Aku terus menggoyangkan pinggul dan pantatku….“
Beberapa menit kemudian…aku merasa ada yg mau keluar dari vaginaku… Aku mau mencapai klimaksku… “ah….bapak…terus pak…enak pak…..” “ahh….ssshh….bapak…tesa sayang bapak….” “oooh….ahhh….sss…Bapak…tesa mau keluar pak..terus…jangan berhenti pak….ohhh…bapaaaaaaaaaaaaaaaakkkk…enaaakkkk bgt paaaaaaakkk……..” sesaat aku lemas….aku merasakan kenikmatan yg luar










