Suara pletak-pletok mendekat.“Ayo tengkurap..!” kata wanita setengah baya itu.Aq tengkurap. Bokep Cina Satu dua, satu dua. Aq dipermainkan seperti anak bayi.Selesai dipijat ia tdk meninggalkan aq. Apa katanya nanti? Kring..!“Mbak Iin, telepon.” kataku.Ia berjalan menuju ruang telepon di sebelah. Ah.., wanita yg lehernya berkeringat itu begitu besar mengubah keberanianku.“Buka bajunya, celananya juga,” ujar wanita tadi manja menggoda,
“Nih pake celana ini..!”Aq disodorkan celana pantai tapi lebih pendek lagi. Kulihat di bawahku ada kain, ya seperti saputangan.“Itu kali Mbak,” kataku datar dan tanpa tekanan.Ia berjongkok persis di depanku, seperti ketika ia membersihkan paha bagian bawah. Tetapi aq masih betah di dalam angkot ini.




















