ooouuuuuhhhh… oohh… Fffraanns…Ooh …”,Seketika itu Aryanti menjerit suaranya memecah kesunyian lorong-lorong sel yang gelap dan sepi itu. Bokep Perlahan-lahan namun pasti Frans merapatkan wajahnya kearah wajah Aryanti yang masih terpana,“Nona Polwan kau sungguh-sungguh cantik….kau santapanku malam ini”. Serbuan bibir Franspun bergeser kebawah kini mengarah kepada leher Aryanti, dikecup-kecupnyalah leher yang indah itu. “Baiklah, tapi awas jangan macam-macam ya…”, ujar Aryanti sambil mengeluarkan kunci sel dari saku roknya. “Ok…ok…baiklah…”, ujar Frans.Masuklah dia didalam sel Frans, walau hatinya berdebar-debar namun entah kenapa hal ini dia lakukan seperti ada sesuatu yang membuatnya tak berdaya menolak kemauan Frans.




















