“Maaf Dok .. “Maaf Dok .. Bokep Umurku sekarang menjelang 30 tahun. Pertanyaan yang biasa. Hhmmm .. Berdegup jantungku, sewaktu dia mengangkat kakinya ke pembaringan, sekilas CD-nya terlihat, hitam juga warnanya. Sungguh mati, baru kali ini aku menghayati bentuk tubuh pasienku. Aku tetap bersikap profesional dan memang tak ada sedikitpun niatan untuk berbuat lebih. “.“Iya bener ..”. Aku memberi kode dengan mengedipkan mata, lalu masuk ke ruang periksa, menunggu. Emang bener-bener gila tuh cewek. Syeni mengubah posisi bersandarnya bergeser makin ke tengah dipan dan aku mengikuti gerakannya agar mulutku tak kehilangan putting yang menggairahkan ini.




















