Indo meninggal. Bokep Tobrut Kami harus meyakini. Lancang saya meninggikan suara di hadapan beliau.Tapi Ambo tak terima. Bagaimanapun, saya seorang anak dan dia seorang bapak. Saya langsung berlari mendekati Ambo yang berdiri di sebelah Kepala Desa dan Pak Bupati. Banyak menduga kalau dia mati karena usianya memang sudah sangat lapuk. Dia menganggap saya sudah melawan orang tua.Ambo pun meninggalkan saya setelah gemuruh yang terus dia lontarkan, seperti gemuruh yang enggan berhenti meronta di langit sana. Lebih baik kau bantu Indo membereskan rumah. “Ini sudah perintah adat. Ketika tadi pagi, dia tiba-tiba bertandang ke rumah Sanro, dan pulangnya malah mengabarkan hal yang




















