Ataujanganjangan ia tidak masuk ke salon ini, hanya purapura masuk. Bokep Ojol Masih terasa tangannya dipunggung, dada, perut, paha. Ah segar. Alamak.., jauhnya. Jam berapa harussampai di Ciledug, jam berapa harus naik angkot yangpenuh gelora itu. Ke bawah lagi: Turun. Betulkan, ia tidak akan datang begitu saja.Badannya berbalik lalu melangkah. Dari jarak yang dekat ini hawa panastubuhnya terasa. Aku tidak menjepit tubuhnya.Tapi kakiku saja yang seperti memagari tubuhnya. Aku masih di atas angkot.Perempuan paruh baya itu pun masih duduk di depanku.Masih menutupi diri dengan tabloid. Aku menyesal mengutuk ibu ketikapergi. Di balik kain tipis, celanapantai ini ia sebetulnya bisa melihat arah




















