Ucap isteriku kalem.“Iya. Pakaian bersih yang belum disetrika menggunung di sana sini. Bokep Hanya ada rasa kesal dan jengkel yang memenuhi kepala ini. Berangkat sendiri saja ya?” ucapku. Penantianku berakhir ketika sesosok tubuh berabaya gelap dan berjilbab hitam melintas. Abi belum bisa sabar seperti Rasul. “Alhamdulillah, jazakallahu…,” ucapnya dengan suara mendalam dan penuh ketulusan.Ah, Maryamku, lagi-lagi hatiku terenyuh melihat polahmu. Rumah ini berantakan karena memang Ummi tak bisa mengerjakan apa-apa. Rumah ini berantakan karena memang Ummi tak bisa mengerjakan apa-apa. Kenapa baru sekarang pula kutahu betapa nikmatnya menyaksikan matamu yang berbinar-binar karena perhatianku? Di depan pintu kulihat masih banyak sepatu




















