Si Hitam dan si Kumis berganti2an memukuli pantat Dian, mungkin lebih dari puluhan kali, sementara si Botak meraba2 payudara Dian yang masih tertutup bra.“Bos, teteknya kurang seru nih, tepos banget. Jav Sub Indo Aku hanya bisa berteriak kaget melihat alat-alat yang dibawa di tas itu.“Minggir sebentar,” kata si Botak. Biar bapaknya liat, apa akibatnya kalo kurang ajar sama kita!” kata si Hitam. Kami diwajibkan membayar sejumlah uang sewa setiap bulannya. “AAAAAAAAH” teriak Dian sekeras-kerasnya, jauh lebih keras daripada saat dipukuli. Singkat cerita, mereka mengobrak-abrik rumah saya untuk menemukan Dian, sementara si hitam mengikat saya di kursi agar tidak melawan.




















