Setelah Johan pulang, Rikky memintaku menyiapkan makan malam.Dia menikmati sajian makan malam tanpa banyak bicara, Aku juga menanyakan apa saja yang dibicarakannya dengan Johan. Bokep Colmek “Aku sudah tidak tahu lagi dengan apalagi aku harus membayar hutang- hutangku, dia sudah mengancam akan menagih lewat tukang-tukang pukulnya jika aku tidak bisa membayarnya sampai akhir pekan ini”, katanya lirih. Kalau tidak pasti aku sudah muntah mendengar kata-katanya itu.Begitu melihat Johan, Rikky tampak lemas. Sekitar 10 menit kami berbicara, aku mulai merasakan agak pening di kepalaku, tubuhkupun limbung.Kemudian Johan merebahkan tubuhku ke ranjang. Suatu sore saat Rikky belum pulang, seorang temannya yang mengaku bernama




