Boleh nggak kita gabung duduknya?” tanya Dina sambil tersenyum. Seketika pandangan Ananda bersama kedua orang tuanya tertuju ke panggung. Jav Sub Indo Lepasin tangan Ananda” tegurnya mengingatkan. Dengan keberanian di tengah keremangan, aku memeluk Ananda mendekat dan mengecup bibirnya yang ranum. “Tangan atau, kamu yang terpesona oleh kecantikannya” sindir Dina. Seketika pandangan Ananda bersama kedua orang tuanya tertuju ke panggung. Betapa beruntung aku bisa duduk berduaan di dalam taxi dengan seorang gadis cantik yang begitu banyak di dambakan oleh setiap cowok yang ada di kampus.




















