Yang telepon adalah Sita.“Hallo Yurie ya..?, ini Sita”, katanya.“Ya.. (mungkin dia mikir dulu)“Soalnya kepepet nih, buat bayar SPP, aku butuhnya sih 750 ribu, tapi kamu adanya berapa?!, ntar kalo kurang aku bisa pinjem ke temen yang lain”, sambungnya.“Nggak kok, kalo segitu aku juga ada, tapi aku minta imbalan dan jaminan lho”, jawabku memastikan.“Ntar kalo kamu gak balikin duitku gimana?! Bokep Tobrut Kalo gak bisa buktikan, pinjam duitnya juga batal dong!?” kataku mendesak.Aku tahu itulah senjataku yang tidak bisa dia tolak. Bergoyang dengan sangat natural saat ia bergerak.Pantas saja laki laki yang melihatnya di sana memandangnya seperti hendak menelanjanginya, memandangi dari atas




















