Piring-piring kotor berpesta-pora di dapur, dan cucian, wouw! Bokep Colmek Isteri shalihah itu tidak cengeng,” bujukku hati-hati setelah melihat air matanya menganak sungai.“Gimana nggak nangis! Di depan pintu kulihat masih banyak sepatu berjajar, ini pertanda acara belum selesai. Subhanallah … Alhamdulillah…********Bi…, siang nanti antar Ummi ngaji ya…?” pinta isteriku. Baru juga pulang sudah ngomel-ngomel terus. Aku benar-benar menjadi malu pada Allah dan Rasul-Nya. Motorku sudah sampai di tempat isteriku mengaji. Apalagi ditambah berdesak-desakan dalam dengan suasana panas menyengat.




















