Merenggangkannya. Aku keramas, membersihkan lengket di rambutku. Bokep Saya mengerti kalau nanti Kakak harus pergi. Aku mens semalam, dan sekarang semuanya jadi kotor. Aku bukan… aku bukan tuan. Terlalu gila, tdk pernah dibayangkan akan begini, tapi nyatanya luar biasa. Menghisap kelentitku. Walau, saya juga… cinta. Aku memandang Kak Edo, merasakan getaran. Aku mencucurkan air mata. Nyeri, tapi sungguh nikmat. Ia terus bangkit berdiri. Menjilat lagi. Aku mau jadi budaknya… menjadi yg lain pun, aku bersedia. Aku terus duduk di lantai, di sisi ranjang. Bawa ke tempat cucian, masukkan ke ember untuk direndam semalam.




















