Aku masih ingat, ia memang selalu tampil ke kantor dengan pakaian santai setiap hari. Bokep Pipinya masih tampak memerah bekas cumbuanku tadi. “Kalau punya Mas yang sekarang, sepertinya Santi nggak bisa?”, ujarnya.“Kenapa memangnya, apa bedanya punya Mas yang dulu dengan yang sekarang?”, penasaran. Aku tersenyum nakal. “Ketemu di mana?”, tanyanya penasaran. Kami sama-sama terdiam. Kemudian aku guyur tubuhku dengan air yang mengalir deras dari pancuran di atas monitor.




















