Aku menekan pedal gas dan menyetir, tanpa sedikitpun tahu kemana aku harus menuju. Bokep India Kini keinginanku menjadi kenyataan. Nafsuku membuatku memalingkan wajah dan menciumi kulit perutnya, sementara sebelah lenganku merangkul pinggangnya. Benar rupanya, kau tak bisa berdansa.”
Aku mendengus malu. Sampai akhirnya aku merusak suasana dengan pertanyaanku.“Stop!” serunya, membuyarkan lamunanku. Ia menoleh dan menatapku dengan heran. Kudorong pinggangnya sedikit menjauh. Jemarinya lalu mengelus batang kemaluanku. Kupejamkan mataku. “pejamkan matamu.”
Saat kupejamkan mataku, kenikmatan tiada tara merasukiku, kala ia menggerakkan jemarinya yang menggenggam batang kemaluanku. Aku tak perduli. Aku belum pernah bercinta, itu benar. Tepat sebelum aku terlelap, kubisikkan sebuah pertanyaan padanya.




















