“Okelah kalau gitu, perlu aku antar nggak?” kataku menawarkan diri untuk mengantarnya pulang, tapi ia menolak dengan alasan tidak enak.Hampir seluruh pikiranku malam itu terpusat pada Nidar, terutama soal barangnya yang indah sekali yang aku lihat dengan jelas tadi. Dalam hatiku mungkin ia mau kencing, namun harapanku semoga ia mendatangiku. Film Porno Bermalam saja di sini. “Nggak apa-apa kok, malah aku senang kamu mau bersandar padaku” jawabku sambil turun dari becak.Ia sempat mencubit sedikit pinggangku sebelum ia turun dan membayar sewa becaknya. Pacarku tamat di SMP dan aku tamat di SMA di ibukota kecamatanku. Aku membuka sarungnya dengan kakiku, ternyata ia




















