Aku pun tersenyum mendengarnya. Bokep JAV Kemudian kubicarakan rencanaku pada Tejo. Dia akhirnya mati ketika melahirkan seorang anak perempuan. Segera ku telfon tangan kananku Tejo, untuk segera menemui ku. Baru pulang dari rapat tentang ekspansi perusahaan ku ke thailand. Tidak! Dari raut wajahnya pasti dia berpikir aku sudah gila.Mulanya Tejo terdiam sejenak. Kemudian kubicarakan rencanaku pada Tejo. Pertamanya dia begitu kaget. Aku dirut sebuah persahaan konglomeratat, properti dimana2, uang tak akan habis sampai 7 turunan sekalipun,
dengan kekayaan sebesar ini seharusnya aku bahagia!




















