Kuperiksa isi laptop itu. Bokep Arab Jadi mereka tidak sempat mengetahui narkoba, bahkan merokok pun tidak. Dengan lembut kubelai rambutnya sambil berkata setengah berbisik,
“Bunda sudah tau kok…kamu punya perasaan lain pada bunda….sejak awal berjumpa pun bunda sudah merasakannya…” “Lalu…Bunda marah?” “Nggak,” sahutku sambil melingkarkan lenganku di lehernya,
“bunda malah tambah sayang padamu, Pri…” Ucapan itu kuakhiri dengan kecupan hangat di pipinya. Beberapa saat kemudian, aku dan kedua anak tiriku menyantap makan malam di ruang makan. Sebab Kang Eman sangat menyayangiku, bahkan cenderung memanjakanku. Pasti ada sesuatu yang membuatmu berubah gitu,” kataku sambil membelai rambutnya yang agak gondrong,
“Kamu gak merasa kalau bunda sayang




















