“Woi!” teriak salah satu anak dari gerombolan itu dengan kasar. Anak laki-laki itu mengangguk saja. Bokep Colmek Itu cuma dugaanku. Astaga. Aku tetap bertahan di tempatku berdiri, tetap menyaksikan anak laki-laki penjual kantong plastik di dekat tiang lampu merah yang juga masih berjualan. Ada sedikit rasa kagum melihat anak itu. Orang-orang di jalan raya memang selalu lucu. Darah seketika muncrat ke mana-mana. Aku memang tidak pernah mempermasalahkan hal itu. Dia punya usaha untuk hidup. Malam itu tidak hujan tapi bau aspal basah karena hujan tadi sore masih menguar. “Terima kasih banyak, Pak. Tidak tampak rasa takut dalam dirinya.

Actors:
Diyahotpussy / Ronyxxx



















