“Anu mbak, tapi jangan marah ya…, anu apa cici gak pake baju dalem atau BH ya? Setelah siap dengan kostum eksibku aku menembus gerimis dengan “mio pink” kesayanganku. Bokeb Dasar anak muda. Sambil mengisi dia melirik tetekku yang besar dan terbungkus kaos tipis yang basah. “Iya pak Abdul kan orang baik-baik saya percaya”, kataku. “Pak Abdul anter mbak aja, biar saya yang jaga”, kata Ahmad memberi kesempatan pada pak Abdulah. Akupun mendekatinya dan menarik salah satu tangannya ke tetekku. “Dasar berani juga dia ngomong gitu, akal mesum”, pikirku.










