Begitu pula dengan pantatnya, aku paling suka jika dia memakai jeans ketat, dengan kaos oblong warna putih. Gita terus memandangiku. Bokep Cina “Deg!!”, jantungku terasa berhenti. Sewaktu sedang bingung-bingungnya tiba-tiba ada cewek yang menegurku, “Eh, tau kelas MI1-3 nggak?”. Aku angkat pinggulnya dan Gitapun mengangkat badannya dengan kedua tangan dan kakinya. “Siapa takut…”, jawabku tidak mau kalah. “Gita sayang sama Iwan”, hanya itu yang keluar dari mulutnya, lalu matanya terpejam sambil terus memelukku…………… Lalu dia terdiam sambil menatapku yang juga terdiam, walaupun sebenarnya aku sedang terpana.











