aqu sekretarisnya Pak Adi, aqu akan selesaikan masalah ini dgn mereka” kataqu turun tangan, “Yadi….Tomi…kalian berdua ikut aqu!” kataqu tegas.“Ahhh…jangan Mbak…ampun…iya kita minta maaf deh, kita ngaqu….!” kata mereka ketaqutan.Ting….pintu lift membuka…aqu melotot menyuruh mereka jaga sikap dan mengajak mereka keluar.“Eh….Kir!!” Nia menarik lenganku.“Tenang, gua akan selesaikan kok!”“Mbak! Bokep Sadako, Kuntilanak, Sundel Bolong, semua lewat….Aqu menutup mulut menahan tawa, rasain lu, ternyata lelaki taqut istri juga lu, hihihihi…..Kurapatkan badanku ke arah tembok saat Pak Sharif berbalik hendak kembali ke ruang rapat agar kehadiranku tak diketahuinya.




















