Ia di belakangku juga telanjang. Video bokep Kecurigaanku makin besar namun aku tak berdaya karena tindihan dan genjotannya sedang menggempurku. “Mau coba bir?” tanyanya lagi. Lampu kamarku dimatikan sehingga aku tak bisa melihat siapa yang sedang berusaha memperkosaku. Aku tak kuasa menolak karena agaknya akupun butuh penyaluran libido. Sejurus kemudian memekku sudah dipompanya dengan gembira. “Gak apa-apa, Nul, coba aja,” ajak Tini sambil menagmbilkanku separuh gelas dan menyodorkan kepadaku. Entah berapa lama aku ketiduran, tiba-tiba terasa tubuhku ditindih seseorang. Mas Bimo menggendongku ke kamar mandi dan memandikan serta menyabuniku dengan prihatin. Ya, bebas sekali pergaulan di situ.










